Showing posts with label POSTCROSSING. Show all posts
Showing posts with label POSTCROSSING. Show all posts

Thursday, December 18, 2014

Tarif Baru Kartu Pos

Selama ini aku selalu kirim kartu pos dengan perangko bertarif Rp 5,000 dan itu aku pukul sama rata ke semua negara. Tarif itu aku dapet dari salah satu blog yang ngasih informasi tarif kartu pos dimana sebenernya tarif tertinggi bahkan hanya Rp 4,000 (http://chrisellasella.blogspot.com/2014/04/pak-pos-dan-perangko.html)

Nah beberapa waktu yang lalu, aku iseng baca-baca Komunitas Postcrossing di facebook. Disitu ada banyak banget informasi mengenai kartu pos dan salah satunya adalah informasi tarif kartu pos.

Ternyataaaa, semenjak tahun 2013 uda diterapin tarif kartu pos atau surat s/d 20 gram:


Untuk lebih lengkapnya bisa di-download di https://www.facebook.com/groups/PostcrossingID/557414174316258/

Reaksi pertama: "LOH?"

Aku mulai main Postcrossing dan berkirim kartu pos di Februari 2013 dan saat itu aku masih menggunakan tarif yang dikeluarin KOMINFO tahun 2002. Karena itu 1 kartu pos selalu aku tempelin perangko senilai Rp 5,000 dan (super anehnya) pasti sampai sesuai dengan alamat yang dituju. Padahal tarif ini uda berlaku dari awal tahun 2013.

Berhubung sudah tau tarif yang benar, sekarang (sudah 2 bulan terakhir) aku selalu menempelkan perangko senilai Rp 8,000 untuk setiap kartu pos yang aku kirim. Walau memang sebelumnya dengan menggunakan tarif Rp 5,000 kartu pos ku selalu diterima oleh Pak Pos dan sampai di tempat tujuan dengan cukup cepat, alangkah baiknya kita mengikuti aturan yang sebenarnya. Daripada resiko kartu pos yang sudah kita pilih dan tulis dengan rapi suatu saat tidak dikirimkan karena kurangnya tarif perangko yang ditempelkan.

Dan lagi, Penambahan tarif ini pasti uda disesuain dengan beragam kenaikan harga yang terjadi di Negara kita. Jadi mari berharap saja, semoga kenaikan tarif ini diikuti dengan kinerja kantor pos yang lebih baik dan semakin dimanfaatkannya Kantor Pos sebagai sarana pengiriman beragam barang. : D

Wednesday, May 21, 2014

Dimana beli kartu pos?

Lebih susah mana, nyari perangko atau kartu pos? 

Kalo untuk perangko, kita tinggal pergi ke kantor pos terdekat dan bisa beli perangko sesuai nominal yang kita mau. Sayangnya di kantor pos biasanya perangkonya kurang bervariasi. Bahkan di kantor pos tempat biasa aku nitipin kartu pos, perangko keluaran 2005 masih aja dijual. Tapi untuk urusan perangko, aku ga terlalu musingin gambar atau desainnya, yang penting kan nominalnya : D

Nah lain soal untuk kartu pos. Di Postcrossing, para anggotanya bisa nulis tentang jenis kartu pos yang mereka suka seperti pemandangan, hewan, anak-anak kecil, langit, dan lain sebagainya. Dan aku sebisa mungkin cari kartu pos dengan desain yang mereka suka untuk terima.
Tapi sayangnya di kantor pos desain gambar kartu pos bener-bener terbatas. Bahannya pun dari bahan kertas yang gampang robek dan rusak kalo kena air. Karena itu banyak orang, termasuk saya, ga memilih kantor pos sebagai tempat untuk beli kartu pos. 

Dari hasil pencarian yang cukup panjang (agak hiperbola) aku nemuin beberapa tempat yang jual kartu pos yang bagus-bagus, diantaranya:



1. Scoop

Scoop ini toko yang berasal dari Korea jadi kartu pos yang dijual gambarnya unyu-unyu mulai dari binatang, boneka beruang, kopi, dan lain sebagainya. Aku pertama kali beli kartu pos di Scoop SMS, dia jual kartu pos ini uda jadi 1 paket dalem 1 kotak dengan isi sekitar 30 kartu pos. 




2. Books and Beyond 


Toko buku di daerah Lippo Karawaci ini jual kartu pos secara satuan. Tepatnya ada di lantai 2 di dekat pintu belakang. 
Kartu pos disini dijual secara satuan seharga 4000 per kartu pos











3. Kinokuniya
Kartu pos disini juga dijual secara satuan seharga 4000 per kartu pos. Sejauh ini kartu pos yang aku beli di toko buku paling bagus itu di Kinokuniya karena kartu pos disini biasanya bernuansa pemandangan alam dari Indonesia





4. Online
Aku gabung dengan Komunitas Postcrossing Indonesia di facebook dan dari sana banyak dapet informasi-informasi seputar kartu pos, salah satunya tempat beli kartu pos. Waktu itu ada salah satu anggota yang nge-post tentang hari ulang tahun PATW. PATW itu singkatan dari Postcard Around The World, situs belanja online untuk kartu pos dari negara-negara Asia.
Nah untuk ngerayaain hari ulang tahunnya, PATW ngasih diskon untuk kartu posnya dari Rp 4000 per kartu pos jadi Rp 2000 per kartu pos. Lumayan kan! :p

Setelah pesen dan ditunggu selama 2 minggu, kartu pos dari PATW sampee!






Buat yang masih bingung dimana beli kartu pos, ini juga ada beberapa rekomendasi tempat yang juga aku temuin dari blog Kartu Pos Nanien:

JABODETABEK
1. Chicmart (Kemang)
2. Kinokuniya (Plaza Indonesia dan PIM 2)
3. Periplus (PIM 1, Gandaria City, Bandara Soetta)
4. Times Bookstore (Pejaten Village, Lippo Mall Karawaci, UPH Karawaci, Siloam Hospital, Plaza Semanggi, Pacific Place Perpus Pusat Universitas Indonesia)
5. Sarinah Thamrin (Bagian Souvenir)
6. Gramedia (Biasanya ada di dekat bagian peta)
7. Poserba di Kantor Pos Besar Fatmawati
8. Kios2 di dekat Kantor Filateli Jakarta (menjual kartu pos jadul dengan harga miring)
9. Pasaraya Grande (Lt.3 Bagian Craft)
10. ICOM Computer, Jl. Radio Dalam Raya 2 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Agus Leonardus)
11. Galeri Salihara, Jl.Salihara No.16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
12. toko Scoop Supermal Karawaci dan di Summarecon Mall Serpong. Scoop ini toko Korea jadi postcard yang dijual juga gambarnya generik, seperti gambar binatang, dan tempat2 wisata klasik seperti Paris, Roma, London.
NB: kalau mau cari postcard book impor seperti somee.card, Where’s Wally, postcard dan kertas surat made in Japan bisa ditemukan di Kinokuniya PIM 2
YOGYAKARTA
1. Gramedia (Jend. Sudirman, Amplaz, Malioboro Mall) >> Agus Leonardus, Barong, repro vintage ad card
2. Periplus (Malioboro Mall, Airport)
3. Mirota Batik (Malioboro, Pakem (Kaliurang)) >> Agus Leonardus, Wayang Bali, Ratri Image, dll.
4. Mirota Kampus (dekat UGM) >> merk Jawa card
5. Toga Mas (Condongcatur) >> Agus Leonardus
6. TB Sari Ilmu (depan Malioboro Mall) >> Periplus, Barong, dll.
7. Kios depan Kantor Pos UGM >> Tarawang.comm, repro lukisan Indonesia, keluaran Periplus, dll.
8. Lobi Inna Garuda >> Tarawang.comm
9. Deretan kios barat Kantor Pos Pusat >> kualitas kurang bagus
10. Bagian filateli Kantor Pos Pusat >> official Pos Indonesia
11. Jogja Village (Amplaz) >> merk Megatruh
12. Kedai Kebun Forum (Tirtodipuran, Jl. Parangtritis) >> art postcard
13. Karta Pustaka (Bintaran Tengah) >> art postcard, berhubungan dg Belanda/Jerman
14. Cemeti Art House (Jl. D.I. Panjaitan) >> art postcard
15. Kios suvenir di airport (ga tau namanya, deretan sebelah kiri Periplus) >> Agus Leonardus, Humphrey Design
16. Ministry of Coffee di Jalan Prawirotaman 1 (Kartu pos gratisan :D)
17. Museum Ullen Sentalu (Kaliurang)
18. Wisno Grahakom (Jl. Diponegoro) >> Agus Leonardus
19. Minimarket dekat jalan masuk Borobudhur (Magelang) >> sedikit, langka & kucel :)
20.  Manohara Center of Borobudur Study
BALIKPAPAN
1. Periplus (Mall E-Walk)
BANDUNG
1. Toko buku Djawa, Jalan Braga
2. Toko alat tulis di seberang hotel Preanger (kartu pos jadul tapi bagus)
SEMARANG
1. Periplus di Bandara Ahmad Yani
2. Gramedia Pandanaran
3.  Kantor Pos Pusat Semarang di dekat Pasar Johar
4. Toko Buku Merbabu di Jl, Pandanaran (sebelahnya Gramed, cuma jarak beberapa rumah sama 1 hotel)
MEDAN
1. Kantor Pos Medan
2. Toko souvenir di Merdeka Walk
3. Times Bookstore (Plaza Medan Fair)
BALI
1. Periplus (Bali Galeria, Discovery Mall, Carrefour Sunset Road, Ngurah Rai Airport, Benoa Square)
2. Times (Kuta Square, Bebek Bengil Ubud)
3. Ad card gratisan (Carrefour Sunset Road, Benoa Square, Sushi Tei, Hard Rock Hotel, tempat informasi wisata di toko oleh-oleh Hawaii)
4. Ubud (sepanjang Jl. Monkey Forest, Jl. Raya Ubud & Jl. Hanoman)
*jgn beli di minimarket, sedikit lebih mahal*
5. Waterbom Bali (kartu pos khusus Waterbom Bali)
6. Bali Bird Park (dekat restoran)
7. Bali Reptile Park (sedikit, langka, & kucel :p)
8. Toko oleh-oleh, misalnya Hawaii
9. dan masih banyak lagi :))

Wednesday, May 7, 2014

Hooray! There are 2 on the table!


I have 2054 unread emails on my yahoo dan setiap hari selalu nambah, mulai dari pengumuman dari milis kampus,  kiriman tugas, sampe email dari aplikasi smartphone. Email yang dulu masih merupakan surat elektronik canggih dengan segelintir pemakai untuk chat secara personal (dan tentunya membuat email spesial) kini dipenuhi dengan kiriman-kiriman umum yang bisa diterima semua orang. Kaya broadcast message..

Tapi kemaren aku nerima 2 buah kartu pos dan rasanya aah seneng banget :’D
Jadi hari itu aku pulang malem karena rapat acara kampus sampe jam 10an. Di perjalanan pun ga tenang karena kepikiran sama banyaknya tugas yang masih harus dikerjain di rumah. Sampe rumah pas buka pintu depan, Hooray! ada 2 buah kartu pos di meja ruang tamu yang uda kurang lebih 1 bulan ditunggu-tunggu. Capeknya seketika ilangg! #gasegitunyasih #tapihappy


Kartu pos ini dikirim Sheluna, dari Jepang. Sheluna uda lebih dari 7 tahun gabung di website Postcrossing dan uda ngirim 7499 kartu pos. Dia merupakan Postcrosser dengan pengiriman kartu pos terbanyak dari Jepang, salut! :D




Kartu pos yang ini terbang dari Taiwan dan dikirim oleh Fuhsia. Thanks a lot Fuhsia! :)

Di hari weekend aku punya banyak waktu senggang buat telusurin website Postcrossing. Liat-liat negara mana yang ngirim postcard terbanyak, pengguna Postcrossing teraktif di bulan itu, kartu pos dari negara-negara Eropa, dan juga nulis kartu pos.

Aku saat ini maksimal cuma boleh punya 6 traveling postcard, dimana kalo kartu yang aku kirim tersebut belum sampai di alamat tujuan dan diregistrasikan ke website Postcrossing, maka aku ga bisa ngirim lagi.
Minggu lalu uda 3 kartu pos ku sampai ke alamat tujuan dan diregistrasikan which means aku bisa request another 3 random address dari  website Postcrossing. 3 negara tujuan kartu pos ku kali ini adalah; Ukraina, Cina, dan Belarus


 I hope these postcard arrive safely and put a smile on every receiver : )

[And one more thing; you could check out my friend's blog andreayolantamara.blogspot.com for style and beauty advice. Totally worth to read! : )]

Wednesday, April 23, 2014

Another Mail! : D



My second postcard arrived in March 24th 2014. It's sent by Debby from United States. 16,693 kms away and traveled for 26 days. Thank you Debby! : )

Wednesday, April 9, 2014

Pak Pos dan Perangko


Pertama kali main di website Postcrossing, aku dapet 5 alamat kemana kartu pos ku harus dikirim; Norway, Netherlands, Germany, Russia, dan United States. Kartu pos uda selesai ditulis, tapi berhubung masih anak bawang di dunia kartu pos, aku ga tau tarif perangko yang mesti ditempel di kartu pos tersebut. 

Berbekal pencarian di internet, aku nemuin kantor pos terdekat dari rumah di Jalan MH. Thamrin No. 22. Kantor pos ini ada di Jalan Cikokol dan selalu aku lewatin kalo pergi ke kampus atau gereja. 

Besoknya aku pun kesana dengan niat untuk nanya-nanya tarif perangko sekalian kirim kartu pos. Kantor pos ini sepi dan kecil, malah awalnya aku kira tutup. Tapi setelah masuk, ada 2 pegawai Kantor Pos yang lagi jaga.

Berikut kira-kita percakapan dengan Pak Pos

S: Halo Pak, mau beli perangko ya 
P: Mau berapa ribu dek?
S: (Keluarin kartu pos)
     Kalo ke Eropa dan US tarif perangkonya berapa ya Pak?
P: Wah kalo ke Eropa bisa 50ribu dan perlu perangko khusus.
S: Masa sih Pak? Kok mahal banget?
P: Iya emang segitu dek (Keluarin perangko)
     Kita adanya perangko biasa kaya gini dek. Biasanya ini buat ke dalam negeri aja. Coba deh ke kantor pos pusat di deket Pasar Lama, mereka jual biasanya.
S: Oh gitu. Okedeh, aku coba cari kesana aja. makasih ya Pak.

Pulangnya langsung galau........... Tarif buat ke 1 negara aja 50 ribu, kalo aku mau kirim ke 5 negara berarti 250ribu. "Rasanya ga mungkin deh.", pikir aku.

Aku pun nanya-nanya ke temen aku yang uda lama main kartu pos, dan dia bilang tarifnya ga semahal itu. (Merasa tertipu...) Temen ku pun nyaranin untuk liat harga pastinya di internet.


Ternyata, tarif Perangko ga sampe 5,000 buat ke Amerika dan sama sekali ga ada perangko khusus. Semua perangko sama. *YEAH*

Aku kemudian nyari-nyari Kantor Pos lain di sekitar Tangerang dan nemuin Kantor Pos di Pasar Sinpasa Summarecon Mall Serpong. Besoknya, aku kesana dengan niat beli perangko sekalian kirim kartu pos. Disana kantor pos nya jauh lebih ramai karena terletak di ruko Pasar Modern yang aktivitas jual belinya berlangsung dari pagi hingga sore. Disana aku pun ngalamin percakapan yang kurang lebih sama;

S: Pak, beli Perangko ya, 5000an 10. 2 ribuan 10.
P: Jadi 70,000 ya dek.
S: Makasih Pak. Ada lem ga Pak? (Ceritanya mau tempel perangko disana jadi sekalian langsung kasih ke bapaknya buat dikirim)
P: Pake air aja dek, kasih di halaman belakang perangkonya. Itu uda ada lemnya, tinggal di air-in. (Sambil ngasih gelas berisi air)
S: Ohh gitu ya Pak. Okee.

P: (Perhatiin aku nempel perangko di kartu pos)
    Mau dikirim kemana dek?
S: Yang ini ke Netherlands Pak.
P: Ke Netherlands mana nyampe dek 5000. harus 20 ribu. Ini 5000nya dijejerin 4 disini.
S: Wah masa sih Pak? Aku coba dulu deh kirim 5000 (Pura-pura gatau)
P: Kalo ga nyampe ga nanggung ya.
S: Hahaha oke, makasi Pak!




Dannnn.. taraaa! cuma dalam seminggu kartu pos pertama yang aku kirim sampe di Netherlands selamat sentosa : ) 


Positive thinking! Aku rasa mereka ga ada niat untuk nipu atau korup tentang tarif-tarifan. Tapi mungkin karena kurangnya edukasi dari Kantor Pos sendiri ke pegawai-pegawai Kantor Pos cabang makanya mereka berasumsi; Eropa dan Amerika itu jauh tarif pasti 10ribu ke atas. 

PS: Tempel perangko dari rumah aja supaya Pak Pos ga tanya macem-macem. Tinggal bilang, "Halo Pak, titip kartu pos yaa!", dan langsung tinggal : )